Basis Pengolahan Nikel di Sulawesi Tengah

Author : UnknownTidak ada komentar

Pabrik Peleburan Nikel di Rusia
Ilustrasi Pabrik Peleburan Nikel Sumber foto: barentsobserver.com

Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin mengatakan pemerintah akan mulai memeriksa kesiapan 16 daerah yang ditetapkan sebagai kawasan industri baru yang akan dibangun pemerintah dalam lima tahun ke depan.

Saleh mengatakan salah satu daerah yang akan dikunjungi tersebut adalah Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. "Kawasan industri di luar Pulau Jawa dalam waktu dekat ini akan kita lihat kesiapannya sejauh mana. Bulan Desember atau awal Januari, akan mulai kita kunjungi,” ujar Saleh di Jakarta, Kamis (20/11).

Menurut Saleh karena baru ditetapkan sebagai kawasan industri yang akan dibangun, pemerintah dapat memaklumi jika pembangunan kawasan tersebut baru sekitar 10-20 persen. Menurut Saleh, Pemerintah Daerah sudah melaporkan telah selesai membebaskan lahan seluas 1.200 hektare untuk membantu pembangunan kawasan tersebut.

Saleh menjelaskan, kawasan industri Morowali direncanakan akan dikembangkan menjadi tempat pengolahan produk tambang berbasis nikel. "Berikut dengan industri turunannya," ucap Saleh.

Menurut Saleh, pemerintah membutuhkan dana sekitar Rp 9 triliun sampai Rp 12 triliun untuk mengembangkan kawasan industri di Morowali. Menurutnya komitmen investasi sudah diperoleh dari perusahaan asal China.

Selain Morowali, Saleh juga akan mengunjungi kawasan industri di Gresik, Jawa Timur. "Yang di Jawa, ada di Gresik. Sama dengan Morowali, progress nya baru sekitar 20 persen," kata Saleh.

Investasi Rp 47,67 Triliun

Data dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional menyebutkan, proyek pembangunan 16 kawasan industri baru, menjadi program pendukung infrastruktur pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla dalam lima tahun ke depan.

Rincian kawasan industri yang akan dibangun tersebut adalah:

1. Kuala Tanjung, Sumatera Utara
2. Seimangke, Sumatera Utara
3. Tanggamus, Lampung
4. Batulicin, Kalimantan Selatan
5. Ketapang, Kalimantan Barat
6. Landak, Kalimantan Barat
7. Palu, Sulawesi Tenggara
8. Morowali, Sulawesi Tengah
9. Bantaeng, Sulawesi Tengah
10. Bitung, Sulawesi Utara
11. Konawe, Sulawesi Tenggara
12. Kupang, Nusa Tenggara Timur
13. Buli - Halmahera Timur, Maluku Utara
14. Teluk Bintuni, Papua Barat
15. Sayung, Jawa Tengah dan
16. JIIPE, Jabodetabek

Untuk mendukung kawasan industri tersebut, pemerintah menganggarkan dana Rp 47,67 triliun. Dana tersebut digunakan untuk membangun bandara Rp 8,2 triliun; akses jalan Rp 8 triliun; kereta api Rp 2,31 triliun; ketenaga listrikan Rp 10,47 triliun; pelabuhan Rp 17,66 triliun; dan sumber daya air Rp 939 miliar.

Sumber: CNN Indonesia
Posted On : Jumat, 21 November 2014Time : 23.42
SHARE TO :
| | Template Created By : Binkbenks | CopyRigt By : Gracia Widyakarsa Group | |